Bunga Untuk Pernikahan Anda

Pernikahan merupakan moment yang sangat ditunggu oleh sepasang kekasih. Semua serba disiapkan. Tak ketinggalan, bunga-bunga indah dan wangi pun dipajang untuk menyambut hari bahagia tersebut.
Setiap pasangan calon pengantin pasti berharap perkawinan mereka akan menjadi saat yang paling indah, meriah penuh kebahagiaan. Tamu berdatangan silih berganti, menikmati suasana pesta yang semarak. Untuk menambah indahnya pesta, kehadiran bunga-bunga sepertinya menjadi wajib. Tak cuma di kursi pelaminan, bunga-bunga tersebut juga hadir tatakala dilakukan acara siraman dan bhkan kamar pengantin. Bunga apa saja yang sering dipakai untuk pesta perkawinan?



GLADIOL

Apa yangmenatrik dari gladiol sehingga dibutuhkan untuk pesta pernikahan? Di samping ukuran bunga yang relatif besar, sekitar 6-14 cm, gladiol juga kaya warna, dari merah darah, merah muda, oranye, putih, kuning, dan sebagainya.

Jenis gladiol yang kini sedang nge-tren adalah gladiol Dayang Sumbi. Ciri-cirinya warna bunga merah cerah, dengan tepi bunga sedikit keriting. Letak bunga pada tangkai tegak, sementara jumlah bunga per tangkai adalah 13 kuntum. Tangkai bunga berwarna hijau, sedangkan warna daun hijau tua, dengan jumlah daun 6 helai.
Tanaman gladiol berbunga pada umur 12-14 minggu sejak tanam. Ketepatan panen ditandai dengan 1 atau 2 floret (kuntum bunga) terbawah yang terlihat jelas tapi belum mekar. Waktu panen pagi hari. Cara panen, gunakan pisau tajam untuk memotong pangkal tangkai bunga dengan menyertakan 2 atau 3 daun.
Yang perlu diketahui, bunga gladiol mudah layu dan rusak. Maka, perlu dilakukan pengawetan. Caranya, siapkan 5 persen larutan sukrosa, 300 ppm hidroquinon, dan 300 ppm asam sitrat. Rendam pangkal tangkai bunga selama sekitar 6 jam. Cara lain, rendam tangkai bunga gladiol ke dalam 0,5 mm larutan perak tiosulfat selama 10 menit, dan kemudian rendam dalam 20 persen larutan sukrosa selama 24 jam. Setelah diawetkan, kemas dalam bungkus kantong polietilen.

MAWAR

Bunga mawar sering dikaitkan dengan diterima atau ditolaknyatawaran cinta. Mawar merah dari seorang pemuda kepada gadis pujaan hatinya, jelas merupakan pralambang pernyataan cinta. Lantas, bagaimana respon si gadis? Tergantung warna mawar balasannya. Jika gadis itu membalas dengan mawar merah juga, berarti ia menerima cinta dari sang pemuda, tapi jika balasannya mawar putih, artinya ia masih terlalu muda untuk bercinta. Jika kuning, berarti si gadis belum menentukan pilihan. Dan jika dibalas dengan mawar tanpa bunga, berarti tawaran cinta tersebut ditolak.


Bunga mawar memiliki aneka warna, terlebih setelah dibudidayakan varietas mawar hibrida asal Belanda. Mawar asal Belanda ini juga dihadirkan pada pesta perkawinan kelas atas. Contohnya mawar varietas Coctail yang bunganya berwarna kuning. Diplomat berwarna pink, Idole berwarna merah, Laminuette berwarna putih/merah, Osiana berwarna peach, Pareo berwarna kuning emas, Samourai berwarna merah, Sonate de Meilland berwarna merah-hitam, Sonia berwarna pink-salmon, Sweet Sonia berwarna pink-lembut, Tineke berwarna putih, Vivaldi berwarna pink-lembut, White Success danYonina berwarna putih, Jacaranda berwarna lila, Golden Times berwarna kuning, Jaguar berwarna merah, Kiss berwarna pink, Laser berwarna pink-ungu, dan Sissel berwarna krem-pink. Jadi jelas, kehadiran mawar mengangkat gengsi dalam pesta perkawinan itu.

MELATI

Bunga melati masih dianggap punya nilai “kesucian” atau “kemurnian.” Makanya, ia sering digunakan dalam berbagai kegiatan seperti upacara pengantin, upacara keagamaan, dan upacara adat lainnya. Misalnya untuk acara siraman sampai panggih (temu pengantin), tujuh bulanan, wetonan, bayi lahir, tedak siten, dan sebagainya. Hiasan melati juga digunakan pada rangkaian tibo bodo, sanggul, dan buntal.


Yang sudah lazim dibudidayakan adalah “melati kampung” atau “melati putih” (Jasminum sambac). Melati ini diduga berasal dari India dan memiliki varietas khusus yang disebut Jasminum sambac var.maid of orleans. Bunganya tunggal, berwarna putih bersih, dan mahkotanya terbuka. Jenisnya ada dua, yakni “melati emprit” yang memiliki kuncup bunga meruncing dan “melati kebo” dengan kuncup bunga bundar.

SEDAP MALAM

bisa hidup lebih dari setahun. Pada fase reproduktif, akan muncul tangkai bunga dari ujung tanaman. Tangkai bunga itu berukuran panjang dan beruas-ruas. Pada setiap ruas, terdapat daun bunga yang bentuknya memanjang dan pipih, dengan ukuran lebih kecil ketimbang daun biasa. Pada setiap tangkai bunga melekat sekitar 5-12 kuntum bunga yang mekarnya tidak bersamaan.


Warna mahkota bunga putih bersih, tapi ada pula yang berwarna kemerah-merahan. Ciri khas bunga sedap malam adalah mampu menebar aroma wangi pada malam hari. Andaikan di ruang tamu diberi bunga sedap malam dalam vas, maka seluruh ruangan akan beraroma wangi, bahkan bisa menembus ke ruang-ruang lain di sekitarnya. Bunga sedap malam biasa dimanfaatkan pada pesta-pesta hajatan, upacara sakral, dan sebagainya sebagai “bunga potong” atau “bunga tabur.”
Kesegaran bunga sedap malam dalam vas atau jambangan mampu bertahan sekitar 5-7 hari. Setelah itu, bunga layu dan aroma wanginya menghilang. Tak usah khawatir, kita bisa kok mempertahankan kesegarannya sampai 2 minggu. Caranya, potong tangkai bunga paling bawah dengan posisi miring guna mendapatkan bidang serap yang lebih luas. Sementara itu, buat laruran gula pasir konsentrasi 6 persen dengan jalan memasukkan 6 gram gula pasir ke dalam 100 cc air. Masukkan larutan gula pasir itu ke dalam vas bunga secukupnya, lalu masukkan pula tangkai bunga sedap malam ke dalam vas bunga yang sama. Mudah, kan?

KANTIL

Seorang pemuda menggunakan bunga kantil ketika menyapa kekasihnya. Ini diartikan sebagai ungkapan kesetiaan, kecintaan dan kemesraan. Ketika memasuki tahap perkawinan, kantil pun tetap menyertai. Ia sering dipakai pada upacara pengantin di Jawa, sebagai lambang agar kedua mempelai selalu bersama hingga di akhir hayatnya. Kata “kantil” sendiri berarti selalu melekat. Ini berarti, kantil menyiratkan adanya harapan agar selalu menyertai ke mana saja dan kapan saja.

Sejak zaman kerajaan dulu, bunga kantil telah menjadi idola putri-putri keraton. Mereka bangga jika kulit mereka menyerupai warna bunga kantil yang putih atau kuning muda. Sekarang pun bunga kantil sering dipakai wanita sebagai perhias rambut. Malahan, industri kosmetika tradisional memanfaatkan bunga kantil dalam aneka produk kecantikan.
Yang paling khas dari bunga ini adalah aroma bunganya yang wangi dan mampu berbunga sepanjang tahun. Lebih-lebih di musim penghujan, bunga kantil mampu berbunga lebih produktif. Sesuai namanya yang berarti gumantung ing (bahasa Jawa) atau menggantung di (bahasa Indonesia), bunga ini berada di cabang atau ranting muda dan kedudukannya menggantung pada tangkai bunga.
Bunga kantil juga bisa dibuat sebagai cem-ceman kantil, yakni minyak pewangi yang berasal dari bunga kantil. Caranya, siapkan beberapa bunga kantil, lalu potong-potong seperlunya. Masukkan potongan ini ke dalam minyak wijen atau minyak kelapa, dengan perbandingan 1 bagian bunga kantil dan 9 bagian minyak wijen atau minyak kelapa. Masukkan bahan campuran tersebut ke dalam botol atau stoples tertutup rapat, lalu jemur di bawah sinar matahari. Jika sudah tampak layu, ganti dengan bunga kantil yang masih segar. Lanjutkan penjemuran hingga 1 bulan. Nah, minyak cem-ceman beraroma wangi pun sudah siap.

Sumber : nova